Aroma Pilkada Pileg & Pilpres Aman dan Pemimpin Yang Amanah & Berkwalitas

Selasa, Februari 20th 2018. | Headline, Politik & Hukum

Jakarta,  Suronews -Pilkada Serentak akan segera dimulai,  pemerintah melalui Kementrian Dalam Negeri atur strategi dalam rapat kordinasi dengan seluruh elemen terkait(Bawaslu, KPU,  DKPP,  Gubernur & PJS Gubernur serta Bupati & PJS Bupati hari ini di Grand Syahid,  Jakarta  Pusat,  Senin,  (20/2).

Dirjen Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri,  Sumarsono, mengatakan,  kami kumpulkan disini,  kami fokus mengenai tema-tema dalam upaya pencegahan korupsi dalam menghadapi pilkada. Pilkada akan di selenggarakan di 171 Daerah,  di 31 Provinsi.  Sebagaimana kita telah kita ketahui bahwa para pemilih kini semakin meningkat dibanding tahun lalu.  Pilkada serentak,  sebagai tindak  partipasi yang semakin membaik. Kita targetkan partisipasi pemilih 77 persen.

“Kekhawatiran gesekan horizontal maka Optimalisasi dari pemerintah daerah dan upaya  penegakan hukum.  Tujuan rakornas ini untuk menguatkan substansi,  perkuat transparansi dana hibah, mengkonsolidasi aparat dalam menjaga kampanye, serta pengawalan bila ada pilkada susulan. Dimana peserta pilkada harus siap menang dan siap kalah.Melalui rakornas ini soloditas pemda,  terkait bawaslu pilkada yg sehat tanpa isue sara. Kita semua bersaudara. “Jelas  Sumarsono

Pada kesempatan ini Menkopolhukam Wiranto, membuka secara resmi Rakornas Pilkada di Grand Syahid, Jakarta, Senin,  (20/2), seraya beliau mengingatkan,  “saya ingatkan pilkada serentak dan dilanjutkan pilpres adalah peristiwa yang sangat strategis yang akan membawa bangsa Indonesia kemana arah nya.  Bangsa Indonesia sempat mengalami krisis nasional di tahun 98. Kita ingin menbangun demokrasi yang lebih sehat, sebagaimana yang kita telah fahami Demos = rakyat  Kratos = kekuasaan. Dari rakyat untuk rakyat, tapi tidak mungkin rakyat mengatur sendiri,  harus ada yg mengatur legal political. Disinilah kita tahu para pemimpin di bidang tiga itu harus dipilih oleh rakyat.  Dengan demikian kita tahu siapa kah yang punya potensi dan siapa yang punya kebijakan  yang akan bisa duduk nanti.”

Wiranto sangat mendambakan pemimpin yang dipilih rakya adalah pemimpin yang amanah dan punya keahlian dalam memimpin negri ini, “Ada sabda rasul, bila amanat di sia-sia kan maka  tunggu kehancuran bagi kelompok tersebut. Bila kita memilih salah maka output nya juga salah. Hasilnya karena pemilihan yang tidak benar. Bila bukan ahli memimpin maka akan amburadul. ”

Sementara itu Mentri Dalam Negri, Tjahyo Kumolo penuh harap kepada seluruh elemen terkait dan seluruh masyarakat Indonesia bisa menyelenggarakan Pilkada ini dengan aman dan damai., “Walaupun tahun ini tahun pilkada,  namun aromanya  Pileg dan Pilpres. Saya yakin kalau KPU dan jajaran nya,  Bawaslu dan jajarannya sudah sangat profesional. Selain itu netralitas aparatur sipil sangat diperlukan guna menjaga stabilitas. Pemerintah melihat artisipasi meningkat, mudah-mudahan bisa tembus 70 persen, sementara di bawaslu kita  cegah politik uang. Nanti kiita pilih yang baik.  Temasuk kita lawan kampanye yang menghujat dan sebagainya. Rencana bulan Mei akan kita undang KPU,  Polri,  Kodam,  Gubernur dan Pasangan Calon seluruh Indonesia,  kita akan adakan di jakarta dalam satu hari.” (rnl/swh)

Related For Aroma Pilkada Pileg & Pilpres Aman dan Pemimpin Yang Amanah & Berkwalitas