BMKG: Gelombang Tinggi Masih Berpotensi Terjadi

Selasa, Maret 19th 2019. | Headline, Nasional

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah wilayah di Indonesia untuk empat hari ke depan, Selasa (19/3) hingga Jumat (22/3).

Terlihat adanya Siklon tropis Savannah (987 hPa) di Samudra Hindia barat daya Lampung dan Siklon Tropis Trevor (985 hPa) di Laut Karang selatan Papua Nugini, Pola tekanan rendah 1006 hPa di Samudera Hindia selatan NTT dan 1008 hPa di Samudera Pasifik timur Filipina.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa, Selat Makassar bagian selatan, Perairan Nusa Tenggara Timur, Perairan Kep. Selayar – Sabalana, Perairan Kep. Tanimbar – Kep. Aru, Laut Arafuru bagian timur, Perairan Kep. Sangihe – Kep. Talaud, dan Laut Maluku. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Berhati-hati untuk beberapa wilayah di Indonesia berpotensi terkena gelombang tinggi 1.25-2.5 (sedang), seperti Perairan Utara Sabang, Perairan Sabang-Banda Aceh, Perairan Barat Aceh, Perairan Enggano-Bengkulu, Samudra Hindia Barat Aceh, Perairan Selatan Kupang-P. Rote, Selat Sape dan Selat Sumba, Laut Sawu bagian Utara, Laut Timor Selatan NTT, Laut Natuna Utara, Perairan Utara Kep. Anambas-Kep. Natuna, Perairan Selatan Kalimantan, Laut Jawa, Perairan Utara Jawa Timur-Kep. Kagean, Laut Sumbawa, Perairan Utara Sumbawa hingga Flores, Selat Makassar bagian Selatan, Perairan Kep, Sabalana-Kep. Selayar, Perairan Kep. Aru, Laut Arafuru bagian Barat hingga Timur, Perairan Amamapere-Agats, Laut Sulawesi, Perairan Timur Bitung, Perairan Selatan Kep. Sangihe-Kep. Talaud, Laut Maluku bagian Utara, Perairan Kep. Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Utara Papua Barat hingga Papua, Samudra Pasifik Utara Papua Barat hingga Papua, dan Teluk Cendrawasih bagian Barat

Waspda untuk beberapa wilayah juga berpotensi terkena gelombang tinggi 2.5-4.0 (tinggi), di antaranya Perairan Barat Kep. Nias hingga Mentawai, Perairan Barat Lampung, Samudra Hindia Barat Kep. Nias hingga Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Peraoram Selata Jawa hingga Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas bagian Selatan, Laut Sawu bagian Selatan, Samudra Hindia Selatan Jawa hingga NTT, Perairan Barat Yos Sudarso, Laut Arafuru bagian Timur, Perairan Utara Kep. Sangihe-Kep. Talaud, dan Samudra Pasifik.

Harap memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, seperti Perahu Nelayan dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m, Kapal tongkang dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m, Kapal Ferry dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar dengan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m.

BMKG mengimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi serta wilayah pelayaran padat agar tetap selalu waspada.(red)

Related For BMKG: Gelombang Tinggi Masih Berpotensi Terjadi